Sawah Ladang Koruptor & UAN

April 22nd, 2008

Aku pernah terharu ketika mendengar tuturan tentang seorang bapak yang memberikan hadiah sepeda baru kepada anaknya padahal nilai ujiannya jelek. “Yang penting prosesnya, hasilnya hanya sebuah akibat. Nilainya jelek hasil kerja sendiri itu lebih bagus ketimbang bernilai bagus hasil nyontek atau bocoran.”, begitu kira-kira penjelasan sang bapak yang bijak ini.

[gambar: antara.co.id]

Nah, kalau setiap Ujian Akhir Nasional polisi harus selalu mengawal agar soal-soal ujian ini tidak bocor sebelum waktunya, tentunya ada yang “sangat salah” pada sistem pendidikan Indonesia kita? Apakah dunia pendidikan kita justru mengajarkan siswa-siswi untuk korup? Apakah anak-anak bangsa itu memang dididik untuk jadi koruptor? Apakah sekolah-sekolah kita adalah sawah ladang yang menyemai Bibit-Bibit Koruptor?

Gubernurpun merasa perlu untuk SIDAK kemana-mana?

:cry: spikles :sad:

4 Responses to “Sawah Ladang Koruptor & UAN”

  1. bri Says:

    Betul. Memang cukup menyedihkan. bahkan para siswa lebih banyak mencari “kunci jawaban soal UAN” daripada mencari “latihan penyelesaian soal UAN”.
    Siapa yg salah…??

  2. Giovani Says:

    Ia nih, sekarang aja aku sering di Perintah KAKAK kelas (3) untuk mencari yang bisa bantu mereka. Contohnya ada di blog aku.

  3. Giovani Says:

    Tapi aku bingung deh kenapa sih aku dibilang korup hiks hiks hiks

  4. day... Says:

    perkenalkan, nama saya Indonesia. (kayak nggak tau Indonesia aja..)

Leave a Reply

bebek