Archive for the 'Hackku' Category

Tokoh ABM: Tolak Bayar Hutang Luar Negeri

Jumat, Mei 23rd, 2008

Senang sekali dapat kesempatan chat dengan Tokoh Muda, Ilhamsyah dari Aliansi Buruh Menggugat (ABM)

kangtutur: Bagaimana anda melihat fenomena kenaikan BBM kali ini, apakah Rakyat perlu turun lagi ke jalan seperti 10 tahun lalu?

Ilham: Itu tidak akan menyelesaikan masalah.

kangtutur: Lantas? Bagaimana menyelesaikan persoalan tak berujung ini? Read the rest of this entry »

Bosan

Kamis, Mei 22nd, 2008

Keinginan untuk memantau perkembagan berita selalu menggebu. Tapi isinya itu-itu melulu. Bosan!!!

Kemana?

Kamis, Mei 22nd, 2008

Kemana hendak mengadu?

Ketika semua harga-harga naik. Semua barang terasa mahal. Unreachable :cry:

Entah

Kamis, Mei 22nd, 2008

Entah apa yang akan terjadi pada negeri ini?

Orang-orang hanya mementingkan diri sendiri.

Harkitnas dalam Akronim

Kamis, Mei 22nd, 2008

Hari Kebangkitan Nasional

Hari Kebangetan Nasional

Hari Nyelekit Nasional

Hari Penyakit Nasional

Hari Ungkit-ungkit Nasional

Hari…

*cape deh…*

Harkitnas: Tentara Penuhi Gelora Bung Karno

Rabu, Mei 21st, 2008

Gegap gempita 100 tahun, peringatan Hari Kebangkitan Bangsa 20 Mei 2008 bolehlah diacungkan jempol. Ribuan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dimobilisasi ke Gelora Bung Karno di Senayan Jakarta. Tak kalah “aneh” juga Stasiun TV menyiarkan serentak peringatan tersebut.

Disaat rendahnya tingkat kepercayaan rakyat terhadap pemerintah, mengerahkan tentara adalah pilihan yang paling mudah. Karena rakyat sekarang lebih senang demonstrasi daripada upacara.

Sentralisasi penyiaran, selain mengundang tanya, juga terasa kaku, sebab tukang kamera “hanya” meng-closed-up muka Presiden SBY dan Nyonya beserta Wapres Jusuf Kalla plus Nyonya juga. Mana pejabat publik yang lain? Tokoh yang lain? Apakah ini “blocking time”? Wah, kalau iya bisa “guuawattt” ini?

SBY menyerahkan obor, sebagai simbol estafet dan regenerasi dan berpidato bahwa Indonesia Bisa.

Namun sangat banyak sebanarnya yang Indonesia Tidak Bisa, apa coba?

  1. Tidak bisa menurunkan harga, SEMBAKO dan BBM
  2. Tidak bisa mengurangi jumlah Orang Miskin
  3. Tidak bisa memberikan pendidikan Murah apalagi Gratis
  4. Tidak bisa memberikan pengobatan Murah apalagi (juga) Gratis
  5. Tidak bisa menangkap para KORUPTOR kelas kakap.
  6. Tidak bisa … ah, cape deh!

Namun harus diakui juga bahwa:

  1. Indonesia sangat bisa membuat upacara “hingar-bingar” pada setiap Hari Peringatan (apa saja) dan setelah itu BISA LUPA dengan Semboyan dan Slogannya.
  2. Indonesia sangat bisa mengemis, meminta bantuan - hutang kepada negara lain, IMF, WordlBank dan sebangsanya, lalu dikorupsi rame-rame, rebutan, gontok-gontokan dan nanti mengharapkan “bisa dibayar” oleh anak cucu.
  3. Indonesia sangat bisa membuat janji-janji dan sangat bisa dengan cepat lupa janji-janji itu.
  4. Indonesia sangat bisa MENYUSAHKAN RAKYATnya sendiri.
  5. Indonesia sangat bisa MENYENANGKAN PARA KORUPTOR dengan membiarkannya hidup bebas.
  6. Indonesia sangat bisa membuat Rakyatnya menangis, berurai air mata yang tak mungkin dihapus dengan selembar uang Rp. 100.000 per bulan per keluarga.
  7. Indonesia sangat bisa, [terusin deh…]

*menekur, lalu mendengkur …*